Tanggal 9 Mei 2016 sekitar jam 8 malam-an, aku dijemput orang agency yang bantu mencarikan majikan namanya Pak Hui di Bandara. Naik bus menuju Nort Point, lalu ketemu Mbk Tri dari Jwa Timur dan Mbk Vivin yang ternyata rumahnya deket sama rumahku. Rasanya bisa nyampai Hong Kong dengan selamat itu senang banget. Ini adalah hadiah dari Tuhan yang sangat luar biasa. Bayanganku aku masih berpeluang menjadi kaya. Haha! Ingat sebelum ke Hong Kong dulu sempat melalui carut-marut berbagai macam keadaan dan hampir semuanya menguras pearasaanku. Memang sih sebagaian besar adalah kesalahanku, benar kalau sebagaian besar itu buah dari ego-ku. Tak banyak yang kuingat setelah aku tiba dengan selamat di Hong Kong untuk yang kedua kalinya ini...
Jam 6-an tanggal 10 aku dijemput sama majikan perempuanku. Kita naik Bus menuju rumah di South Horizons, jadi ingat dulu di majikan pertama pernah membawaku ke Aberdeen melewati tunnel di bawah bukit yang indah itu. Pertama melihat anak-anak yang harus aku jaga mereka bangga menyambutku. Rumahnya kecil dan banyak barang di dalamnya. Tidak lama kemudian aku langsung dibawa ke sebuah restaurant dekat rumahnya, makan nasi kari ngobrol dan anaknya lucu-lucu. Yang besar ganteng yang kecil rambutnya mirip jamur, haha jadi mau ketawa bawaannya. Kedua anak itu aku genggam tangannya dan mereka langsung bisa berkomunikasi dengan baik sama aku. Aku merasa diterima dengan apa adanya oleh majikanku, dipikirnya aku pinter kali ya wkwkkw kan aku ngakunya kalau liburan sukanya pergi ke perpus. Nah pas ditanya aku suka baca apa, aku jawab buku psykologi. Dan emaknya anak itu bilang nggak tau, Duh, aku juga bingung njelasinnya soalnya udah aku ketik di google dia masih juga nggak paham.Hiks!
Enaknya di South Horizons itu sekolah untuk kedua anaknya dekat, pasar juga dekat, supermarket dekat dan mau naik MTR atau naik bus juga dekat. Di rumahnya juga dekat sama pemandangan air, aku suka banget sama warna birunya air dan birunya awan di langit bikin adem rasanya. Oh ya, sampai tanggal 3 Juni aku statusnya masih pacaran sama orang Jepang yang pernah ketemu di Indonesia waktu itu. Kita putus karena ternyata ada pihak ketiga yang menjadikan putus. Tapi saat ini aku yakin kita putus karena kehendak Tuhan. Yang keren itu saat aku terisak-isak, ada seseorang yang memberikan semangat kepadaku tentang kententraman jiwa. Kita akan bahagia hanya mengingat tuhan dan bukan bergantung dengan siapa pun (manusia). Karena tidak ada satu manusia yang akan selamanya sama kita. Bahkan sepasang mata yang ada pada kita pun nantinya akan hancur. Melewati hari-hari pertama yang berat kala itu setiap malam yang mana bayangan dia semakin tampak jelas di saat kesunyian menawarkan rasa kehilangan dan bingung. Sementara aku juga dihantui dengan beberapa bully-an juga caci maki dari perbuatan yang kurang benar yang pernah aku lakukan.
Untuk melupakan si jepang itu aku mulai memberanikan diri untuk bertemu dengan beberapa orang asing yang tinggal di Hong Kong, seperti SH, Ophina, Shintaro, Junko, Jus P, Mayank, dan banyak lagi! Entah tepat pada bulan apa, aku terinspirasi sama teman chat-ku Yoshi yang temannya si jepang kalau Yoshi itu orangnya pekerja keras, pemimpin pertukaran pelajar di kampusnya antara Russia-Jepang, stylish, pinter main piano, dan open minded daripada si jepang. Nah, itu yang membuatku berpikir masih ada orang yang ...yang...yang bisa se- open minded macam dia. Jadi aku udah nggak perlu khawatir dalam-dalam lagi cuma ingat si jepang itu. Eh, tapi enggak tahu kenapa aku sampai nge-post poto yang keliatan lengannya. Dan jadi booming di Fb. soalanya aku kan pernah pakai jilbab dulunya. Mungkin dipikirnya aku punya gangguan jiwa kali ya. Aku nge-post itu dalam keadaan sadar dan aku tahu kalau itu tetap aku post aku akan dapet bully-an. Hahaha...bahasa jawanya aku "nylamparrr yo?"
Terus, ada orang yang namanya Kaka Danang inbox aku. Menawarkan diri untuk mau dicurhati kalau-kalau aku punya masalah kejiwaanku. Saat itu aku jual mahal. Dan kita nggak kontak-kontakkan sampai akhirnya aku berkesempatan masuk di salah satu medsos hong kong dapet free internet setahun seharga 2000 dolar untuk yang pertama kalinya dari bos-nya Sinetown, masuk berita portal juga cetak. Hiks! Dan dia bilang aku keren :P
Aku sengaja ngontak Kaka Danang tepat habis aku menjatuhkan diri ke lumpur, mungkin aku butuh penguatan. Yaelah, dia awalnya lucu banget aku sampai nggak pernah mengira bakal kenal sama manusia semacam dia. Bahasa-bahasanya sangat menghibur aku, dia berkali-kali mengatakan kalau aku sebenarnya punya potensi, dan mengingatkanku untuk tetap bahagia dengan duniaku. Nggak tau kenapa, aku jadi pengen selalu dekat sama dia. Anehnya, dia bosan dapet pesan dari aku. Katanya kalau aku sering ngirim pesan ke dia, dia bisa gagal fokus, dia bisa kehilangan banyak waktu , juga dia bahkan bisa ngambek. Jiahahhahahah. Yang belum kutahu dari dia sebelumnya itu tentang dia yang aktif di berbagai organisasi anak muda. Jago ngomong dan hm hm hm....suka banget ngritik aku. Yang ini salah yang itu salah serba enggak bener hahah. ujung-ujungnya kita berantem jarak jauh! Dan diem-dieman lagi hahah